Berita

Seputar Kanwil DJPb

APBN UNTUK UMKM MELALUI SUBSIDI BUNGA/MARJIN KUR DALAM PROGRAM PC-PEN

Novilla Boutique Resort-Sungai Liat, 29 September 2021 – Menindaklanjuti arahan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Dr. H. Erzaldi Rosman, S.E., M.M., Dinas Koperasi UMKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersinergi dengan Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bangka Belitung menyelenggarakan sosialisasi untuk para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan tema “Sosialisasi dan Fasilitasi Pembiayaan UMKM Tahun 2021 di Kabupaten/Kota Se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.” Pelaku UMKM di Kota Tanjung Pandan dan Koba mendapatkan kesempatan sosialisasi pertama kali pada tanggal 21 September 2021 lalu. Pekan ini, sosialisasi diselenggarakan di dua kota, yaitu Muntok dan Sungai Liat. Sosialisasi dimulai dari Kota Muntok pada hari Senin lalu, 27 September 2021, dilanjutkan di Kota Sungai Liat pada hari ini, 29 September 2021.

Yang bertindak selaku Narasumber dari Kanwil DJPb Prov. Babel hari ini adalah Henjang Prasetiawan, S.E., Kepala Seksi Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II B (PPA IIB)-Kanwil DJPb Prov. Babel. Henjang memaparkan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk tahun 2021 dan data penyaluran KUR di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Henjang menyampaikan bahwa, “KUR yang disalurkan kepada Bapak/Ibu adalah bukti kehadiran negara untuk UMKM. Pemerintah mengalokasikan sebagian dana APBN melalui program Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) untuk mensubsidi atau bahasa Bangkanya “Nukok” bunga/marjin KUR yang disalurkan perbankan kepada Bapak/Ibu sebagai UMKM. Oleh karena itu, bunga/marjin KUR yang dikenakan kepada Bapak/Ibu tahun 2021 ini hanya 3% per tahun, sangat kecil sekali. Bahkan ada yang mendapat fasilitas bunga 0%, penundaan angsuran, atau restrukturisasi kredit bagi usaha yang sedang terdampak langsung oleh Pandemi COVID-19 ini.”

Berdasarkan plafon yang diberikan, KUR yang disalurkan kepada UMKM dibagi ke dalam 4 jenis, yaitu: KUR Super Mikro, KUR Mikro, KUR Kecil, dan KUR Khusus. KUR Super Mikro mendapatkan plafon sampai dengan Rp10.000.000,00. KUR Mikro mendapatkan plafon di atas Rp10.000.000,00 s.d. maksimal Rp50.000.000,00. KUR Kecil mendapatkan plafon di atas Rp50.000.000,00 s.d. maksimal Rp500.000.000,00. Apabila tiga jenis KUR sebelumnya diberikan kepada perorangan, KUR Khusus diberikan kepada kelompok usaha dengan plafon maksimal Rp500.000.000,00.

Henjang menambahkan, “Menurut data Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) tanggal 19 September 2021, ada 8.290 UMKM yang dipetakan oleh Pemerintah Daerah lingkup Provinsi Kepulauan Bangka Belitung layak mendapatkan fasilitas KUR. Sebanyak 3.225 UMKM atau 38,9%-nya sudah menjadi debitur KUR, sedangkan 5.065 UMKM yang berpotensi mendapatkan KUR belum menggunakan fasilitas ini. Adapun Total penyaluran KUR Seprovinsi Kep. Babel s.d. tanggal 19 September 2021 baru mencapai Rp904,48 miliar, dengan jumlah penerima sebanyak 19.345 debitur. Realisasi penyaluran ini baru mencapai 63,85% dari total target Rp1,42 triliun.

Di akhir paparannya, Henjang menerangkan bahwa, “Alokasi KUR yang belum tersalurkan tahun 2021 ini untuk Kepulauan Babel masih cukup besar, yaitu Rp512,17 miliar atau 36,15%. Tidak ada sumber pendanaan eksternal yang lebih murah dari KUR, rugi sekali kalau tidak menggunakan fasilitas ini.” Pemerintah juga memfasilitasi KUR dengan mekanisme syariah. Manfaat dan fasilitas yang ditawarkan KUR Syariah sama saja dengan KUR Konvensional. Untuk menjangkau lebih banyak UMKM yang dapat menikmati manfaat dari KUR ini, lembaga penyalur KUR-pun tidak hanya bank saja, ada koperasi dan lembaga pembiayaan.

Mulai dari tahun 2020 lalu, Negara menerapkan kebijakan counter cyclical dalam pelaksanaan APBN untuk menahan laju pertumbuhan ekonomi akibat hantaman pandemi COVID-19. Para pelaku UMKM tidak sendiri dalam menghadapi lesunya ekonomi saat pandemi ini. Negara hadir melalui program PC-PEN untuk membantu UMKM bersama-sama melewati lorong pandemi sampai akhir. Salah satu bukti kehadiran negara untuk UMKM adalah penambahan fasilitas subsidi bunga/marjin KUR agar UMKM tetap mendapatkan manfaat pembiayan dengan biaya yang terjangkau. Di saat pandemi berakhir nanti, Pemerintah berharap tidak ada yang ditinggalkan. Kita bisa bersama-sama berlari cepat untuk mewujudkan Visi Indonesia Maju 2045. APBN adalah Uang Kita, dari Kita, untuk Kita.

Comments powered by CComment

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kanwil DJPb Provinsi Bangka Belitung
Jl. Sungai Selan No. 91, Kota Pangkalpinang
Call Center: 0812-7345-2957
Tel: (0717) 433405 Fax: (0717) 435802

IKUTI KAMI

Search