Berita

Seputar Kanwil DJPb

Subsidi Bunga Untuk UMKM Hadir Dalam Paket Kebijakan Program Pemulihan Ekonomi Nasional

Pandemi Covid-19 telah melumpuhkan berbagai sektor dalam perekonomian Indonesia khususnya sektor riil yaitu UMKM yang nyaris tersungkur di berbagai sektor usaha. Secara nasional, pertumbuhan ekonomi memang masih positif 2,83%, melambat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya saat Covid-19 belum menyerang. UMKM Sektor perdagangan besar dan kecil meupakan sektor yang paling terdampak Covid-19 ini. Di Provinsi Bengkulu pertumbuhannya bahkan mencapai minus 2,98% (y-o-y). Jumlah UMKM yang tersebar di Provinsi Bengkulu menurut Dinas Koperasi dan UKM mencapai sekitar 44 Ribu, artinya sangat banyak masyarakat pelaku usaha yang terpukul oleh pandemi Covid-19.


Pemerintah sesungguhnya telah mengeluarkan kebijakan yang extraordinary untuk menanggulangi dampak Covid-19 dalam perekonomian nasional, antara lain dengan terbitnya Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2020 yang mengalokasikan anggaran sebesar Rp695,2 Triliun khusus untuk penanganan Covid-19 serta menempuh kebijakan defisit APBN yang mencapai 6,34% dari PDB Indonesia.
Kepala Kantor Wilayah DJPb Provinsi Bengkulu, Ismed Saputra merasa bahwa kebijakan yang extraordinary yang ditempuh oleh pemerintah dan anggaran yang telah disediakan dalam jumlah besar tersebut, perlu ditindaklanjuti oleh berbagai instansi agar dampaknya dapat dinikmati oleh masyarakat. Perlu dipastikan bahwa kebijakan tersebut dapat diimplementasikan dengan baik.


Oleh karena itu pada Selasa 7 Juli 2020 bertempat di Bencoolen Meeting Room Hotel Shantika Bengkulu, Kantor Wilayah DJPb Provinsi Bengkulu, bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan Bengkulu mensosialisasikan paket kebijakan pemerintah dalam Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2020 beserta turunannya melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 64 dan 65 Tahun 2020 dalam rangka Program Pemulihan Ekonomi Nasional.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain Kamar Dagang Indonesia Provinsi Bengkulu, Himpunan Bank Negara (BRI, Mandiri, BNI, BTN), bank Bengkulu, BRI Syariah, Mandiri Syariah, BNI Syariah, Asosiasi Perhotelan dan Restoran Bengkulu, Asosiasi Pelaku Pariwisata Bengkulu, dan Asosiasi Transportasi Online Bengkulu serta Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu.


Dengan disosialisasikannya kebijakan pemerintah ini serta disebarluaskan juga oleh media cetak dan elektronik yang juga hadir meliput acara tersebut, diharapkan stimulus pinjaman yang diberikan oleh pemerintah ini dapat diketahui oleh semakin banyak orang dan pelaku usaha yang ada di Bengkulu sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati program pemerintah ini.

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

Search