Berita

Seputar Kanwil DJPb

Press Release Kinerja APBN Per 30 Juni 2020 : Semangat New Normal Dengan Program Pemulihan Ekonomi Nasional

Bengkulu, 15 Juli 2020, Pandemi COVID-19 memberikan efek domino bagi kehidupan dan berbagai sektor seperti kesehatan, sosial, ekonomi dan keuangan sehingga memberikan tekanan kepada perekonomian negara. Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Bengkulu berinisiasi untuk menyampaikan kinerja pelaksanaan APBN per 30 Juni 2020 guna memberikan gambaran perekonomian Indonesia secara global dan perekonomian Provinsi Bengkulu selama masa COVID-19.

Bertempat di Aula Raflesia Kantor Wilayah DJPb Provinsi Bengkulu, Kegiatan Press Release dihadiri oleh seluruh awak media lokal lingkup Bengkulu. Kepala Perwkakilan Kementerian Keuangan Provinsi Bengkulu sekaligus Kepala Kantor Wilayah DJPb Provinsi Bengkulu hadir didampingi oleh Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran I, Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II,Kepala KPP Pratama Bengkulu, Kepala KPP Pratama Argamakmur, Kepala KPPBC Bengkulu, dan Kepala KPKNL Bengkulu. Press release kali ini turut mengundang Kantor Wilayah DJP Provinsi Bengkulu Lampung dan dihadiri secara langsung oleh Bapak Eddi Wahyudi selaku Kepala Kantor Wilayah DJPb Provinsi Bengkulu Lampung.

Sampai dengan realisasi 31 Mei 2020, pertumbuhan perekonomian Indonesia berada pada angka 2,97%, dan dengan adanya Program Pemulihan Ekonomi Nasional mampu mendorong perekonomian lebih tinggi. Dari sisi belanja negara mengalami peningkatan baik dari sisi rupiah maupun dari sisi prosentase, hal ini disebabkan realisasi Transfer ke Daerah yang meningkat di tahun 2020 dengan adanya dana BOS yang disalurkan melalui KPPN, sedangkan untuk belanja K/L mengalami penurunan dari sisi realisasi yang disebabkan dampak adanya pandemi COVID-19 yang mempengaruhi pelaksanaan kegiatan perkantoran. Untuk sektor penerimaan negara di Semester I Tahun 2020, penerimaan pajak di Provinsi Bengkulu tumbuh positif 5,02 % dibanding semester I 2019. Pertumbuhan tersebut berasal dari pertumbuhan pembayaran PPN sebesar positif 30% dimana PPN berperan sebesar 42% dari total penerimaan pajak di Provinsi Bengkulu Semester I 2020. Jumlah Wajib Pajak yang memafaatkan fasilitas insentif perpajakan s.d. 30 Juni 2020 adalah 651 Wajib Pajak sedangkan untuk Perkiraan jumlah UMKM di Provinsi Bengkulu yang dapat memanfaatkan fasilitas Insetif Perpajakan sebesar 7681 Wajib Pajak. Dari sektor penerimaan negara bea dan cukai dapat dikatakan mengalami trend penurun untuk bea masuk dan bea keluar dibanding dengan tahun lalu dikarenakan adanha lockdown karena pandemi sehingga kegiatan ekspor dan impor menurun, namun untuk penerimaan cukai s.d 31 Mei 2020 sebesar Rp. 66,8 Triliun atau tumbuh sebesar 18,5 % disebabkan adanya kenaikan tarif cukai Hasil Tembakau sejak 1 Januari 2020 melalui terbitnya PMK RI Nomor 152/PMK.010/2019 mengakibatkan trend positif terhadap penerimaan negara dari sektor cukai.

Dikatakan untuk sektor PNBP di Provinsi Bengkulu melalui KPKNL Bengkulu s.d bulan Juni 2020 dari target 400 frekuensi lelang yang ditargetkan telah terealisasi 207 kali dengan angka pokok lelang sebesar Rp. 8,55 Miliar dan PNBP Lelang sebesar Rp. 267 Juta.

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

Search