Berita

Seputar Kanwil DJPb

Sharing Session Mitigasi dan Percepatan Penyelesaian Retur SP2D Satker Lingkup KPPN Jakarta V

Retur SP2D satker lingkup KPPN Jakarta V menjadi concern pada Seksi Bank untuk segera diselesaikan. Data tahun 2019 sampai 2020 menunjukkan peningkatan tren jumlah retur SP2D terutama pada tiap triwulan IV menjelang akhir tahun seiring dengan penambahan jumlah SPM yang diajukan Satker. Sebagai antisipasi hal tersebut, di awal triwulan IV Tahun Anggaran 2021, KPPN Jakarta V mengadakan sharing session Mitigasi dan Percepatan Penyelesaian Retur SP2D Satker Lingkup KPPN Jakarta V dengan mengundang 68 satker yang memiliki sejarah retur SP2D.

Kepala KPPN Jakarta V, Ibu Dewi Yanti, dalam pengarahannya menyampaikan bahwa efektivitas pengelolaan pengeluaran kas diwujudkan melalui penyaluran dana APBN yang tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat penerima. Ketepatan penerima dalam penyaluran dana APBN dapat diukur dari seberapa banyak SP2D yang diretur oleh bank; semakin kecil jumlah retur semakin tepat penyalurannya. Diharapkan dengan adanya acara ini, semua pihak mendapatkan pemahaman yang sama terkait percepatan penyelesaian retur SP2D sehingga dapat meminimalisasi jumlah retur SP2D atau bahkan zero retur.

Retur SP2D itu sendiri membawa dampak yang signifikan terhadap proses pelaksanaan anggaran baik di satker maupun di KPPN utamanya bagi penerima  karena dana tidak segera diterima. Untuk menyelesaikan retur SP2D, dibutuhkan effort tambahan terutama dari segi waktu yang dibutuhkan. Guna mengurangi jumlah retur SP2D, Satker mutlak harus meningkatkan kehati-hatian dan ketelitian dalam informasi rekening dan nama rekening penerima pada SPM di samping selalu berkoordinasi dengan KPPN.