Lubuksikaping

Era industry 4.0 sebagai euforia perkembangan teknologi menuntut seluruh instansi untuk menjadikan setiap proses tata kelola organisasi mengikuti perkembangan teknologi informasi terkini. Sebagai bentuk dalam menjawab tantangan teknologi informasi di era industri ini, Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan telah melakukan pengembangan sistem informasi yang memanfaatkan teknologi digital dalam pengelolaan keuangan negara. Sistem ini dikenal dengan nama Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI).  

SAKTI merupakan sistem pengelolaan keuangan terpadu (terintegrasi) yang menggabungkan seluruh fungsi utama anggaran dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, pertanggungjawaban serta pencapaian kinerja anggaran. Setiap fungsi anggaran dibedakan berdasarkan modul-modul manajemen satker seperti modul admin, anggaran, komitmen, pembayaran, bendahara, piutang, persediaan, aset dan pelaporan.

Berbeda dengan sistem aplikasi sebelumnya yang bersifat desktop serta standalone dimana penggunaannya dikerjakan secara parsial/terpisah, maka Sistem informasi terkini (SAKTI) lebih mengandalkan jaringan nirkabel dan operasionalnya yang bersifat otomatisasi, hal ini tentu saja memberikan manfaat kepada para pengguna baik dari segi watu, tenaga, fikiran dan finansial. Penggunaan aplikasi existing yang bersifat dekstop dan standalone memiliki banyak kelemahan diantaranya yaitu hanya bisa dioperasikan pada perangkat komputasi yang terinstal saja sehingga pengguna terbatas hak aksesnya. Selain membutuhkan memori di perangkat untuk database, pengguna juga dibebankan oleh pengaturan update aplikasi, referensi dan pengendalian resiko sistem.  

SAKTI yang bersifat web service memberikan kemudahan akses pengguna aplikasi tidak hanya tergantung kepada 1 perangkat komputasi namun dapat diakses kepada semua perangkat komputasi dengan syarat terhubung dengan jaringan internet. Pengguna dapat mengakses SAKTI dimana saja, kapan saja dengan perangkat apa saja. Pengguna dapat mengaksesnya baik didalam kantor maupun ketika dinas luar.  Pengguna dapat mengakses SAKTI dengan menggunakan PC, Laptop bahkan perangkat Smartphone pengguna sendiri.

 

Cukup Satu SAKTI

Selain fitur SAKTI berupa aplikasi terintegrasi dan berbasis web, beberapa kelebihan SAKTI adalah : Pertama, Single database yaitu mencerminkan bentuk sentralisasi penyimpanan data transaksi. Seluruh data transaksi keuangan satuan kerja (satker) tersimpan dalam satu perangkat penyimpan data. Dengan single database satker tidak perlu lagi melakukan penginstalan, menyediakan ruang memori dan pengoperasian tidak bergantung kepada perangkat yang terinstal database. Kedua, Single Entry Point  dimana proses penginputan data hanya sekali entri namun dapat digunakan untuk seluruh pengguna. Penginputan oleh pengguna modul pembayaran dapat digunakan datanya oleh modul pelaporan. Penginputan bersifat single entry menghasilkan output berupa data yang bersifat realtime untuk disetiap user dan modul. Ketiga, Single Monitoring dimana Setiap unit baik level satker, level kanwil sampai dengan level eselon I dapat memonitoring data transaksi keuangan secara terkini. Setiap unit dapat mengetahui data rekapitulasi unit-unit dibawahnya. Keempat, Interface dengan SPAN  atau Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara, sebagai aplikasi pendukung secara otomatisasi dari SAKTI dalam setiap fungsi anggaran dimulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan anggaran. Dan kelima,   One Time Password (OTP) yang artinya bahwa dengan OTP tingkat keamanan sistem lebih terjamin dengan memberikan validasi otentifikasi hak akses di setiap transaksi SAKTI.

 

 Piloting dan Rollout SAKTI

Sebelum dilakukan penerapan sepenuhnya kepada lebih dari 20.000 satker di seluruh Kementerian Lembaga. Direktorat Jenderal Perbendaharaan telah telah melakukan 5 tahapan piloting SAKTI.  Piloting I dimulai tahun 2015 dan sampai dengan tahap V yang dilaksanakan pada tahun 2021 ini telah mencapai 1072 satker di lingkungan Kementerian Keuangan baik di pusat maupun di daerah ditambah 10 Kementerian/Lembaga yang masih berlokasi di Jakarta. Kegiatan roll out SAKTI untuk satker sisanya yakni 19.000 lebih satker pada seluruh Kementerian/Lembaga diluar piloting akan dilaksanakan pada tahun 2022 dengan transaksi pertamanya adalah pengajuan gaji Januari 2022.

Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) sebagai ujung tombak pembayaran kepada satker yang dananya bersumber dari dana APBN membutuhkan effort yang luar biasa dalam kesuksesan roll out SAKTI. Persiapan roll out SAKTI dilakukan secara secara maraton selama satu tahun penuh. Kegiatan sosialisasi, workshop,  publikasi, fasilitasi Change Readiness Survey (CRS), dan End User Training (EUT) telah dilakukan untuk memastikan kesiapan unit pengguna SAKTI serta familiarisasi kepada satuan kerja. Puncaknya adalah kegiatan pendampingan pembuatan gaji Januari 2022 yang dilaksanakan pada bulan Nevember sampai dengan pertengahan Desember yang lalu.

 

2022, Siap SAKTI

Selama masa pandemi COVID-19, aplikasi SAKTI Web telah sangat mendukung para pengelola keuangan dalam melaksanakan tugasnya, karena dapat bekerja dimanapun dan kapanpun. Tidak perlu datang ke kantor untuk mengakses aplikasi. Dengan adanya integrasi SPAN juga telah membantu dalam hal penyampaian Arsip Data Komputer.

Dengan telah diserahkannya Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun anggaran 2022 kepada seluruh Kementerian/Lembaga, artinya bahwa pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBN) tahun 2022 siap untuk dilaksanakan. Untuk mendukung pengelolaan keuangan APBN, SAKTI siap untuk bersama melangkah memfasilitasi setiap transaksi keuangan negara. SAKTI yang merupakan merupakan sistem aplikasi terobosan terbaru diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada para stakeholder, percepatan dan akuntabilitas penyaluran dana serta akurasi dan keandalan data yang disajikan. Bersama SAKTI, siapa pun bisa, dimanapun dan kapanpun.

 

 

*Artikel ini telah terbit pada media cetak padang ekspress tanggal 28 Desember 2021

Footer

 Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

 

Kontak Kami

Hak Cipta HaDirektorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

Ikuti Kami

IKUTI KAMI

Search