Lubuksikaping

Berita

Seputar Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Lubuk Sikaping

Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Pasaman

Pada hari Selasa, 28 Juni 2022, Kepala KPPN Lubuk Sikaping, Ikasari Heniyatun menghadiri undangan rapat dari Bupati Pasaman terkait Pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Pasaman. Dalam kegiatan tersebut turut serta dihadiri oleh Pemimpin Cabang Bank Nagari Lubuk Sikaping, Bapak Henry Suhairi dan Pemimpin Cabang Bank Rakyat Indonesia Lubuk Sikaping, Bapak Fajar Masruri Chandra, Kepala BAZNAS Pasaman, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah beserta staf. Rapat ini dipimpin oleh Bapak Rosben Aguswar selaku Asisten II Pemda Pasaman. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut yang dilakukan oleh Pemda Kab. Pasaman terkait Surat Edaran Menteri Dalam Negeri No. 900/7105/SJ tanggal 15 Desember 2021 tentang Pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah.

Tujuan dari dibentuknya TPAKD adalah mendorong ketersediaan akses keuangan yang seluas-luasnya kepada masyarakat melalui berbagai inovasi dan terobosan baru guna mendukung perekonomian daerah, mendorong adanya aliansi strategis dan peran serta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), perwakilan kementerian/Lembaga di daerah, Lembaga Jasa Keuangan (LJK) dan pemangku kepentingan terkait dalam rangka perluasan akses keuangan di daerah, menggali potensi ekonomi daerah yang dapat dikembangkan dengan menggnakan produk dan layanan jasa keuangan dalam rangka pemerataan ekonomi dan kemandirian daerah.

Kepala KPPN Lubuk Sikaping, Ikasari Heniyatun dalam kegiatan rapat pembentukan tim TPAKD  menyampaikan bahwa KPPN Lubuk Sikaping dalam hubungan kerja sama dengan Pemda Kab. Pasaman sudah menerapkan digitalisasi terkait dengan Transfer Keuangan dan Dana Desa (TKDD) pada 3 sektor antara lain Penyaluran Dana Desa dari Kas Negara ke rekening kas desa sudah menggunakan sistem digitalisasi yang dikenal dengan nama Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN). Berikutnya penyaluran DAK Fisik kepada rekening kas daerah Pemda Kab. Pasaman sudah dilakukan secara digital. Yang ketiga adalah penyaluran DAK Nonfisik yang terdiri dari penyaluran Dana BOS, Dana BOP PAUD dan Dana BOP Kesetaraan juga sudah dilakukan secara digital dari kas negara ke rekening masing-masing sekolah/satuan Pendidikan.

Dalam closing statement yang disampaikan oleh Asisten II, Bapak Rosben Aguswar, terdapat beberapa hal yang menjadi perhatian bersama dalam menyukseskan pembentukan TPAKD antara lain :

  1. Sosialisasi produk digital kepada masyarakat pasaman dengan menggandeng pihak perbankan.
  2. Perlu ditingkatkan kualitas dan kompetensi terkait literasi keuangan yang memanfaatkan teknologi informasi.
  3. Program digitalisasi UMKM dan dibukanya akses pendanaan kepada pelaku UMKM dengan memanfaatkan teknologi.
  4. Koordinasi dan komunikasi antara OPD pemilik kebijakan dengan pihak perbankan selaku penyedia jasa layanan keuangan dan perbankan perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Diakhir acara, Bapak Rosben Aguswar menyampaikan pesan bahwa perlu dilakukan koordinasi lanjutan dan pendalaman secara teknis terhadap kegiatan yang akan diangkat oleh Pemda Pasaman dan difasilitasi secara digital oleh OPD terkait dan pihak Perbankan. Untuk itu Pemda Pasaman akan kembali mengundang para pemangku kepentingan yang terkait dengan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah untuk agenda rapat pada waktu berikutnya.

 

Footer

 Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

 

Kontak Kami

Hak Cipta HaDirektorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

Ikuti Kami

IKUTI KAMI

Search