Profil

Sejarah Kanwil DJPb

Sejarah

Indeks Artikel

Sejarah panjang terbentuknya KPPN Meulaboh telah dimulai sejak tahun 1970-an dengan nomenklatur yang berubah-ubah sepanjang rentang waktu 30 tahun lebih. Dimulai pada tahun 1970 bernama KBN (Kantor Bendahara Negara) kemudian pada tahun 1980-an berubah menjadi KPN (Kantor Perbendaharaan Negara) dan KKN (Kantor Kas Negara) dan selanjutnya pada tahun 1990 KPN dan KKN diintegrasikan menjadi KPKN (Kantor Perbendaharaan dan Kas Negara). Perubahan nama kantor tersebut merupakan konsekuensi terjadinya proses reorganisasi dalam organisasi Direktorat Jenderal Anggaran. Dan sesuai dengan perubahan nomenklatur eselon I pada kondisi terakhir menjadi Direktorat Jenderal Perbendaharaan maka terjadi perubahan nama menjadi KPPN sampai dengan saat ini. 



Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor : PMK 169/PMK.01/2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Instansi Vertikal Direktorat Jenderal Perbendaharaan, wilayah kerja KPPN Meulaboh, dengan ketetapan Direktur Jenderal Perbendaharaan meliputi:
 Kabupaten Aceh Barat = 65 Satuan Kerja (Satker)
 Kabupaten Aceh Jaya = 41 Satuan Kerja (Satker)
 Kabupaten Nagan Raya = 36 Satuan Kerja (Satker)
 Kabupaten Simeuleu = 30 Satuan Kerja (Satker)
 Masyarakat/Pemangku Kepentingan lainnya yang memerlukan pelayanan. 


 

Secara geografis kota Meulaboh terletak di bagian barat Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan merupakan ibukota Kabupaten Aceh Barat, yang mempunyai jarak dengan Kabupaten Aceh Jaya (Calang) + 210 km dengan waktu tempuh + 3 jam, dengan Kabupaten Nagan Raya (Nagan Raya) + 180 km dengan waktu tempuh + 2 jam, dan dengan Kabupaten Simeuleu (Sinabang) yang terletak di Pulau Simeuleu dengan jarak tempuh + 18 jam.
Peta geografis kota Meulaboh dapat digambarkan sebagai berikut:

sejarah


 

Untuk memberikan kemudahan akses layanan kepada Satker-satker yang berlokasi di Kab. Simeulue (Pulau Simeulue), terhitung mulai 1 Juli 2011 telah dibuka layanan filial KPPN Meulaboh di Sinabang (Ibukota Kab. Simeulue) sebagai pelaksanaan dari Keputusan Dirjen Perbendaharaan No.KEP-41/ PB/2011 tanggal 1 Maret 2011.

KPPN Meulaboh membuka layanan selama 15 (lima belas) hari kalender setiap bulan mulai tanggal 1 s.d. 15 dengan menempati gedung Ruko 2 (dua) lantai yang berlokasi di Jalan Teungku Diujung No.74 Desa Ameria Bahagia Kota Sinabang yang terletak di Pusat Kota Sinabang.

Jenis layanan yang diberikan sesuai SOP KPPN Filial meliputi penerimaan SPM dan layanan Rekonsiliasi Laporan Keuangan Satker.


 

Satker-satker yang berlokasi di Kab. Simeulue menyambut baik kehadiran layanan filial tersebut dan sangat antusias untuk memanfaatkan produk layanan yang diberikan serta memberikan apresiasi yang tinggi atas dibukanya layanan filial, karena berdampak pada efisiensi biaya dan waktu dibandingkan jika satker harus datang ke Meulaboh.
Pelaksanaan layanan dilakukan oleh 3 (tiga) orang pegawai KPPN, masing-masing bertugas selaku Petugas FO SPM, Petugas FO Rekonsiliasi dan Petugas Supporting (pengiriman dan penerimaan data elektronik via email dari Unit Filial ke KPPN Induk dan sebaliknya).

Biaya penunjang operasional sehari-hari layanan filial maupun biaya pengadaan peralatan kantor sepenuhnya dibebankan pada DIPA Kantor Pusat Ditjen Perbendaharaan dengan penerbitan SKPA kepada KPPN Meulaboh.

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

Search