Berita

Seputar Kanwil DJPb

Gugus Kendali Mutu Monitoring dan Evaluasi Penyaluran Pembiayaan Ultra Mikro

Pada hari kamis, tanggal 28 Februari  2019 telah dilaksanakan Gugus Kendali Mutu (GKM) dengan tema Monitoring dan Evaluasi Penyaluran Pembiayaan Ultra Mikro (UMi).  Materi GKM disampaikan oleh Kepala Seksi Bank Bapak Supriyono dan dihadiri oleh seluruh pegawai KPPN Saumlaki yang berlokasi di Aula KPPN Saumlaki. 

Dalam pemaparannya, Bapak Supriyono menyampaikan bahwa mulai tahun 2019 KPPN memiliki tugas baru yaitu melakukan monitoring dan evaluasi penyaluran pembiayaan Umi sesuai dengan amanat dari Peraturan Menteri Keuangan Nomor  95/PMK.05/2018.  Ruang lingkup monitoring yang dilakukan oleh KPPN terdiri dari monitoring ketepatan data penyaluran dan pengukuran nilai keekonomian debitur serta monitoring dan evaluasi lainnya.

Pelaksanaan monitoring ketepatan data dimulai dengan permintaan salinan dokumen penyaluran kepada penyalur untuk pola penyaluran langsung dan kepada lembaga Linkage dengan tembusan kepada penyalur untuk pola penyaluran tidak langsung. Dokumen penyaluran yang diminta terdiri dari akad kredit antara penyalur/lembaga linkage dengan debitur dan Kartu Tanda Penduduk milik debitur atau surat keterangan pengganti Kartu Tanda Penduduk Elektronik dalam hal tidak terdapat salinan Kartu Tanda Penduduk. Permintaan dokumen penyaluran memuat daftar sampel debitur yang dilengkapi dengan NIK dan nama debitur. Permintaan dokumen penyaluran dikirimkan paling lambat tanggal 15 Januari untuk triwulan I, 15 April untuk triwulan II, 15 Juli untuk triwulan III, dan 15 Oktober untuk triwulan IV. Dalam hal tanggal 15 merupakan hari libur, pengiriman permintaan dilakukan pada hari kerja berikutnya. Setelah salinan dokumen diterima dari penyalur/  lembaga linkage, KPPN melakukan analisis dokumen penyaluran dengan cara membandingkan kesesuaian data penyaluran dengan dokumen penyaluran dan mengevaluasi kesesuaian data penyaluran dan dokumen penyaluran dengan ketentuan peraturan.

Pengukuran nilai keekonomian debitur dilaksanakan untuk mengukur dampak pelaksanaan pembiayaan Ultra Mikro terhadap debitur. Nilai keekonomian debitur meliputi nilai keekonomian pribadi dan nilai keekonomian usaha. Nilai keekonomian pribadi menggambarkan kondisi ekonomi debitur dari aspek kesejahteraan, pedidikan, dan standar hidup debitur. Nilai keekonomian usaha mencerminkan kondisi ekonomi debitur dari aspek aset usaha, omset usaha, dan jumlah tenaga kerja debitur. Pengukuran nilai keekonomian debitur dilakukan dengan melakukan survey lapangan kepada debitur setiap semester. Survey yang dilakukan untuk mengukur nilai keekonomian debitur pada awal  masa pinjaman pembiayaan ultra mikro dan survey yang dilakukan untuk mengukur perubahan nilai keekonomian debitur.

KPPN menyusun laporan monev setiap semester dan disampaikan ke Kanwil Ditjen Perbendaharaan dalam bentuk softcopy melalui surat elektronik atau media lain paling lambat 10 hari kerja setelah semester berakhir.

Demikianlah gambaran besar mengenai materi FGD yang diselenggarakan hari itu dan semoga dengan acara FGD pembiayaan UMi ini bisa dipahami oleh seluruh pegawai KPPN Saumlaki sehingga ketika nanti ketika harus praktek di lapangan mereka sudah siap untuk melaksanakan tugas yang diberikan oleh pimpinan.  

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

Search