Berita

Seputar KPPN Tanjung Selor

Serapan Belanja APBN di Bumi Benuanta Capai Rp2,3 Triliun

 

Tanjung Selor (2/10) Serapan belanja APBN yang disalurkan oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tanjung Selor sampai dengan tanggal 30 September 2021 telah mencapai sebesar Rp2,3 triliun atau 58,9 persen dari alokasi pagu sebesar Rp3,92 triliun.  Jumlah tersebut mengalir di bumi Benuanta untuk wilayah Provinsi Kalimantan Utara, Kabupaten Bulungan dan Kabupaten Malinau. Angka ini didasarkan pada data Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OM SPAN). Prosentase realisasi ini mengalami penurunan sebesar 4,29 persen bila dibandingkan dengan pada periode yang sama tahun 2020 sebesar 63,19 persen dari pagu sebesar Rp2,9 triliun, imbuh Juanda.

Kepala KPPN Tanjug Selor, Juanda, merincikan realisasi tersebut, pertama berasal dari realisasi belanja pemerintah pusat sebesar Rp1,86 triliun atau 60,4 persen dari pagu sebesar Rp3,08 triliun. Realisasi ini bergerak meningkat tipis 6,79 persen atau sebesar Rp711,5 miliar bila dibandingkan pada periode yang sama pada tahun 2020.

Juanda, menambahkan bahwa dalam rangka mengakselerasi belanja yang bersumber dari dana APBN, pemerintah pusat merubah target realisasi belanja pada Kementerian/Lembaga untuk triwulan ketiga semula 60 persen menjadi 70 persen dan untuk triwulan ke empat paling kurang sebesar 90 persen. Dengan demikian, realisasi belanja pemerintah pusat di Bumi Benuanta sampai dengan triwulan ketiga sebesar 60,4 persen masih dibawah target nasional sebesar 70 persen.

Adapun realisasi belanja yang kedua, berasal dari Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) baru mencapai sebesar Rp444,79 miliar atau 53,36 persen dari pagu sebesar Rp833,5 miliar. Realisasi tersebut mengalami penurunan 35,8 persen dibandingkan tahun lalu di periode yang sama, jelas Juanda.

Secara lebih rinci, realisasi belanja pemerintah pusat tersebut terdiri untuk empat jenis belanja. Pertama, realisasi belanja pegawai telah mencapai 70,08 persen dari Rp524,73 miliar. Kedua, realisasi belanja barang telah mencapai 67,5 persen dari pagu sebesar Rp843,47 miliar. Ketiga, realisasi belanja modal baru mencapai sebesar 53,95 persen dari pagu Rp1,72 triliun. Dan terakhir realisasi belanja sosial sudah mencapai 100 persen dari pagu Rp188 juta.

 Sedangkan detail realisasi dari belanja untuk TKDD terdiri dari realisasi Transfer ke Daerah (TKD) sebesar 45,1 persen dari pagu sebesar Rp568,69 miliar dan realisasi Dana Desa sudah mencapai 71,1 persen dari pagu sebesar Rp 264,81 miliar.

Rincian dari realisasi TKD tersebut terdiri dari DAK Fisik baru mencapai 33,46 persen dari pagu sebesar Rp389,37 miliar dan realisasi DAK Non Fisik berupa dana BOS sudah mencapai 70,39 persen dari pagu sebesar Rp179,32 persen.

Juanda berharap kepada satuan kerja dan pemda yang menjadi mitra kerja KPPN Tanjung Selor, agar melakukan peningkatan realisasi belanja APBN. Apalagi bulan Oktober ini sudah memasuki triwulan ke empat (akhir) tahun 2021.

Semoga dengan adanya percepatan realisasi belanja APBN tersebut dapat bermanfaat bagi pembangunan dan masyarakat guna mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi termuda di Indonesia, harap Juanda menutup penjelasannya.

 

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

Search