Semangat Kemenkeu Satu, Dukung Peningkatan Daya Saing UMKM

UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia memiliki peranan penting dan krusial dalam menggerakkan perekonomian Indonesia. Namun demikian, pada pandemi Covid-19 ini UMKM menjadi salah satu pihak yang cukup terdampak pandemi. Untuk itu pemerintah senantiasa berfokus pada program-program yang mendukung UMKM, baik yang telah dilaksanakan sebelum masa pandemi maupun program baru yang bersifat sustainable.

“Dengan semangat Kemenkeu Satu untuk UMKM, kami berharap setiap program dapat dikolaborasikan bersama dan dapat saling membantu untuk bahu membahu dalam mendukung program UMKM,” pesan Direktur Sistem Manajemen Investasi (SMI), Ludiro, dalam pembukaan webinar Kemenkeu Satu untuk UMKM pada Kamis (28/10).

Ludiro menambahkan, pengembangan UMKM perlu didukung dalam berbagai sisi yaitu dari sisi pembiayaan, pelatihan, serta pemasaran. Berbagai Eselon I di Kemenkeu telah memiliki program-program untuk mendukung UMKM yang mencakup aspek pembiayaan, pelatihan, dan pemasaran tersebut.

“Dukungan pembiayaan merupakan salah satu dukungan yang diperlukan UMKM sebagai bagian dari penyediaan modal untuk menjalankan usahanya. Pada aspek ini, salah satu BLU pada DJPb yaitu Pusat Investasi Pemerintah memiliki program pembiayaan UMi yang memberikan akses pembiayaan bagi usaha Ultra Mikro dengan plafon maksimal dua puluh juta rupiah,” tutur Ludiro.

Selain itu, pada dukungan pelatihan dan pemasaran, Kemenkeu melalui berbagai unit Eselon I di bawahnya memiliki program yang mendorong inovasi untuk meningkatkan kualitas produk, daya saing, dan juga membantu pemasaran bagi UMKM yang tersebar di seluruh daerah. Salah satunya ialah pengembangan program Rumah UMi yang dilakukan DJPb.

“Program Rumah UMi bermanfaat untuk mendukung UMKM dari aspek pemasaran yang memberikan ruang bagi debitur UMi untuk memasarkan produknya melalui pemanfaatan aset yang idle. Rumah UMi juga dibangun untuk memberikan fasilitas gratis dalam bentuk bimbingan dan aktivitas operasional pengembangan usaha,” terang Ludiro.

Webinar Kemenkeu Satu untuk UMKM menghadirkan narasumber dari empat unit eselon I Kemenkeu yang berbeda, salah satunya Kakanwil DJPb Provinsi Maluku Utara, Bayu Andy Prasetya, yang berbagi informasi mengenai pengembangan Rumah UMi di Ternate dengan memanfaatkan tanah BMN yang idle. Narasumber lainnya adalah Kakanwil DJP Provinsi Kalimantan Barat, Ahmad Djamhari, Kakanwil DJBC Provinsi Jateng dan DIY, Muhamad Purwantoro, Kepala KPKNL Jakarta I, Wildan Ahmad Fananto, dan Kadiv Penyaluran Pembiayaan I PIP, Ary Dekky Hananto. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan hari ORI tahun 2021.

“Untuk Kakanwil DJPb, semoga kegiatan ini menjadi salah satu kegiatan dalam rangka memperkaya kajian Kanwil DJPb sebagai Regional Chief Economist di daerah masing-masing,” pungkas Ludiro. (dr/aaw)

 

  

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1
Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

 

PENGADUAN

Search