Berita

Seputar Kanwil DJPb

Perluasan Penyaluran Pembiayaan Ultra Mikro (UMi): Sebuah Peluang Bagi LKBB Dan Pelaku UMKM Di Kepulauan Selayar

Memenuhi undangan dari Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kepulauan Selayar, Kepala KPPN Benteng, Sunaryo, menjadi narasumber kegiatan “Sosialisasi dan Sharing Session UMKM dan Koperasi terkait Pembiayaan UMi, KUR, SIKP sebagai tindak lanjut dari program Pemulihan Ekonomi Nasional”. Kegiatan dilaksanakan di gedung Pusat Layanan dan Usaha Terpadu (PLUT) dengan dihadiri para perwakilan dari pelaku UMKM, LKBB (Koperasi dan BUMDes), serta konsultan UMKM di Kabupaten Kepulauan Selayar.

Dalam kesempatan tersebut, Sunaryo memaparkan bahwa salah satu upaya pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi nasional serta untuk mengurangi pengangguran, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat adalah dengan memberikan dukungan fasilitas pembiayaan usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Fasilitas pembiayaan yang dapat diakses UMKM diantaranya dapat berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Ultra Mikro (UMi).

Berdasarkan data pada Sistem Informasi Kredit Program (SIKP), selama Tahun 2021 (sampai dengan September) di Kabupaten Kepulauan Selayar terdapat penyaluran KUR sebesar Rp58,91 Miliar dengan 1.629 debitur dan penyaluran UMi sebesar sebesar Rp249,8 juta  dengan jumlah debitur mencapai 59 debitur. Sektor usaha yang paling dominan menerima penyaluran pembiayaan adalah perdagangan besar dan eceran, diikuti sektor industri pengolahan, kemudian sektor pertanian, perburuan dan kehutanan.

Grafik 1. Penyaluran KUR dan UMi di Kepulauan Selayar

T.A. 2021 Periode s.d. 15 September berdasarkan sektor usaha

 

Memperhatikan bahwa penyaluran pembiayaan UMi masih relatif rendah, Sunaryo memberikan penjelasan lebih detail terkait program pembiayaan Ultra Mikro. Program pembiayaan UMi merupakan program tahap lanjutan dari program bantuan sosial menjadi kemandirian usaha yang menyasar usaha mikro yang berada di lapisan terbawah, yang belum bisa difasilitasi perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). UMi memberikan fasilitas pembiayaan maksimal Rp20 juta per nasabah. Program pembiayaan UMi menawarkan beberapa kemudahan dan nilai tambah yang membedakan dari kredit program sejenis, antara lain:

  1. Adanya program pendampingan yang diberikan penyalur kepada debitur.
  2. Persyaratan administrasi yang lebih mudah dipenuhi dari pinjaman perbankan.

Pembiayaan UMi disalurkan oleh BLU Pusat Investasi Pemerintah melalui Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB). Di Kabupaten Kepulauan Selayar, pembiayaan Ultra Mikro baru dapat diakses melalui satu LKBB penyalur yaitu PT Pegadaian (Persero). Lebih lanjut, Sunaryo menyampaikan bahwa dalam rangka perluasan dan percepatan penyaluran UMi, saat ini PIP selaku coordinated fund pembiayaan UMi telah memperluas kanal penyaluran agar dapat menjangkau lebih banyak usaha ultra mikro. LKBB di Kabupaten Kepulauan Selayar yang memenuhi syarat, dapat mengusulkan untuk menjadi penyalur UMi kepada BLU Pusat Investasi Pemerintah.

Secara umum, sesuai peraturan Menteri Keuangan nomor PMK-193/PMK.05/2020 tentang Pembiayaan Ultra Mikro, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi LKBB untuk dapat mengajukan diri sebagai penyalur pembiayaan Ultra Mikro (UMi), antara lain:

  1. Memiliki pengalaman dalam pembiayaan UMKM paling sedikit 2 (dua) tahun.
  2. Sehat dan berkinerja baik yang ditunjukkan antara lain dari, 1. Non Performing Loan <5% (Gross Method) dan 2. Gearing Ratio <10x
  3. Memiliki sistem yang dapat terkoneksi dan/ atau kompatibel dengan SIKP UMi yang digunakan oleh BLU PIP.
  4. Memiliki Laporan Keuangan Konsolidasi Audited sekurang-kurangnya dengan opini WDP bagi LKBB yang memenuhi kriteria untuk diaudit atau laporan keuangan hasil pemeriksaan Pengawas dan disetujui anggota dengan menerapkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK-ETAP).

Dengan dibukanya kesempatan untuk menjadi penyalur pembiayaan Ultra Mikro, diharapkan akan ada LKBB di Kabupaten Kepulauan Selayar yang dapat menjadi penyalur UMi selain PT. Pegadaian (Persero). Dengan semakin banyaknya penyalur, diharapkan akan mempermudah pelaku UMKM di Kabupaten Kepulauan Selayar untuk dapat mengakses pembiayaan Ultra Mikro yang pada akhirnya akan mampu membangkitkan dan memperkuat UMKM serta mendorong percepatan pemulihan ekonomi.

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

Search