Berita

Seputar Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Sorong

Peningkatan Kualitas Pengelolaan Rekening dan Penatausahaan Kas oleh Bendahara

Berdasarkan hasil pemeriksaan BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun Anggaran 2019, ditemukan beberapa penyimpangan terhadap pengelolaan rekening dan penatausahaan kas oleh Bendahara pada 29 Kementerian/Lembaga. Dengan pokok-pokok temuannya adalah: Saldo kas tidak sesuai dengan fisik, sisa kas terlambat/belum disetor, penggunaan kas yang tidak dilengkapi dokumen pertanggung jawaban dan permasalahan lainnya. Berlatar belakang hal tersebut KPPN Sorong menyelenggarakan Sosialisasi Pengelolaan Rekening dan Penatausahaan Kas, kegiatan dilaksanakan secara dalam jaringan pada hari Selasa, 1 September 2020 dengan narasumber Tumpak Harapan selaku Kepala Seksi Bank.

Temuan yang sering terjkadi terkait pengelolaan kas oleh Bendahara adalah penggunaan kas yang dikelola tanpa dasar dan/atau bukti yang memadai, terdapat selisih antara fisik kas dengan catatan dan/atau tidak melakukan cash opname, terlambat dan/atau tidak menyetorkan kas yang dikelola sesuai dengan ketentuan, tidak mencatat penerimaan dan pengeluaran kas secara tertib, jumlah uang tunai yang disimpan melebihi ketentuan, serta tidak menyampaikan LPJ ke KPPN secara tertib.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 182/PMK.05/2017 tentang Pengelolaan Rekening Milik Satuan Kerja Lingkup Kementerian Negara/Lembaga, hal pertama dalam pembukaan rekening adalah mengajukan permohonan kepada KPPN, dimana pemberian nama rekening harus sesuai dengan yang tercantum pada surat persetujuan yang diterbitkan KPPN. Setelah rekening dibuka, Kuasa Pengguna Anggaran/Kepala Satuan Kerja/Pimpinan BLU wajib melaporkan saldo seluruh rekening yang dikelolanya setiap bulan kepada Kuasa BUN di Daerah paling lambat tanggal 10 (sepuluh) bulan berikutnya, dalam hal bertepatan dengan hari libur, laporan saldo disampaikan pada hari kerja sebelumnya. Apabila melanggar ketentuan, KPPN memiliki kewenangan untuk melakukan blokir hingga penutupan rekening dalam rangka pengelolaan dan penertiban rekening.

Hal penting yang juga disampaikan pada acara sosialisasi adalah PMK Nomor 183/PMK.05/2019, PMK ini merupakan perkembangan dari PMK 182/2017. Ke depan, Kementerian keuangan akan mengurangi jumlah rekening Bendahara Pengeluaran yang ada pada Kementerian/Lembaga, digantikan dengan virtual account. Kondisi yang diharapkan adalah Pemerintah dapat memantau saldo rekening pengeluaran, adanya optimalisasi atas saldo UP/TUP pada rekening pengeluaran serta memudahkan dalam pemantauan kegiatan rekening. Tanpa mengurangi fungsi dari rekening tersebut.

Dengan adanya PMK 183/2019, struktur rekening pengeluaran terdiri dari Rekening Induk dan Rekening Satker/Virtual. Rekening Induk berada pada Unit Eseleon I tiap K/L yang dapat digunakan untuk menampung kegiatan operasional dan non operasional. Rekening tersebut dibuka pada 1 atau lebih Bank Umum dan menampilkan konsolidasi saldo dari seluruh virtual account dibawahnya. Sedangkan virtual account pada masing-masing satker tetap dapat berfungsi seperti rekening existing.

Pembukaan Rekening Induk dilakukan oleh Unit Eseleon I K/L kepada KPPN mitra kerjanya di Jakarta, setelah disetujui akan dilanjutkan dengan pembukaan virtual account bagi seluruh satker. Bagi satker vertikal di daerah, yang saat ini perlu diperhatikan adalah informasi lebih lanjut dari masing-masing Eseleon I. Per bulan September 2020, proses yang sedang berjalan adalah pembuatan virtual account bagi satker lingkup Kementerian Keuangan dan satker yang tidak memiliki instansi vertikal di daerah. Dengan target seluruh K/L di akhir Tahun 2020.

 

Kontributor : Tumpak Harapan – Kasi Bank KPPN Sorong

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

Search