Berita

Seputar Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Sorong

Ujian dan Tantangan Di Bulan Oktober 2020, 14 Pegawai KPPN Sorong Positif Covid–19

 

Dalam menjalankan tugas selama pandemi Covid-19 tahun 2020, KPPN Sorong dihadapkan dengan ujian dan tantangan di bulan Oktober 2020. Ujian berupa menghadapi fakta bahwa sekitar 50 persen karyawan atau 14 orang karyawan KPPN Sorong dinyatakan positif Covid-19. Rinciannya dua pejabat, empat staf dan delapan PPNPN yang bekerja di KPPN Sorong. Adapun tantangan yang dihadapinya yaitu bagaimana kantor harus tetap membuka layanan penyaluran dana APBN dengan jumlah kapasitas pegawai yang terbatas.

Hasil tersebut diawali dari rapid tes yang menggandeng tim Dinas Kesehatan Kota Sorong ini dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 7 Oktober 2020 di halaman parkir KPPN Sorong yang diikuti oleh seluruh pejabat dan pegawai serta PPNPN lingkup satker kementerian keuangan yang berada di Sorong. Total yang mengikuti rapid tes ini berjumlah 380 orang.

Dari hasil tes rapid tersebut, terdapat 47 pegawai Kemenkeu dinyatakan reaktif covid-19. Diantaranya terdapat 14 orang karyawan KPPN Sorong. Karena reaktif, maka anjuran dari tim Dinas Kesehatan dilanjutkan dengan swab tes. Maka pelaksanaan swab tes dilakukan di Puskesmas Remu Kota Sorong pada hari Jumat tanggal 9 Oktober 2020. Hasil swab tersebut dikirimkan ke Balitbangkes Makassar paling cepat tujuh hari.

Hasil swab tes pun telah keluar pada tanggal 18 Oktober 2020. Wal hasil, 14 orang yang dinyatakan reaktif tersebut menunjukan 100 persen positif covid-19. Tim Gustu Covid-19 Kota Sorong mengharuskan agar dilakukan karantina yang telah disediakan Pemerintah Kota Sorong (Diklat Kampung Salak).

Kejadian tersebut membuat heboh, sekaligus menjadi duka bagi seluruh insan perbendaharaan KPPN Sorong, termasuk keluarga besar KPPN Sorong. Gejolak pun terjadi di antara pegawai yang terkonfirmasi positif. Mengadu ke kami selaku Kepala Kantor untuk dimintai kebijakan karantina. Mengingat bahwa karantina di Kampung Salak merupakan rumor yang menakutkan bagi pegawai. Selain itu, bahwa yang terkena positif covid-19 masih belum menerima karena merasa badan sehat, tidak ada gejala covid-19 alias Orang Tanpa Gejala (OTG). Dan adanya penerapan kebijakan karantina yang berbeda.

Kami pun menerima atas semua keluhan dari para pegawai yang positif covid-19 tersebut. Sekaligus kami pun melakukan pendekatan pribadi lewat telpon seluler dan memberikan saran yang membangun kepada para pegawai yang terkena positif covid-19. Walhasil dari pendekatan tersebut, sebanyak 8 orang patuh mengikuti anjuran pemerintah untuk melakukan karantina di Kampong Salak. Satu orang bujang lokal (bulok) diperkenankan oleh tim dinas untuk melakukan karantina di rumah dinas sendiri. Dan 5 orang mengajukan opsi swab ulang dengan pihak eksternal di luar dari yang disediakan oleh instansi pemerintah daerah.

Dari keadaan tersebut di atas, kami pun melaksanakan kordinasi internal dan eksternal. Koordinasi internal dilakukan dengan melibatkan para pejabat yang tersisa yaitu Kepala Subbagian Umum dan Kepala Seksi Bank. Hasilnya, kantor memberikan dukungan penuh kepada penderita dan keluarganya berupa bantuan sembako. Menengok penderita di Kampung Salak untuk menunjukan rasa peduli terhadap penderita sebanyak dua kali dalam masa karantina (10 hari kalender).  Selain itu, pemberian supplemen daya tahan tubuh diberikan setiap bulan untuk mencegah dan meningkatkan kesehatan para pegawai. Hasil kordinasi internal yang lain, KPPN tetap harus membuka layanan penyaluran dana APBN melalui pembentukan tim task force dengan jumlah pegawai yang terbatas.

Sedangkan koordinasi secara eksternal dilakukan dengan pihak Rumah Sakit TNI AL (Rumkital) Kota Sorong dan Sekretariat Gedung Keuangan Negara. Hasilnya, pihak Rumkital siap membantu untuk melakukan swab ulang. Dari hasil swab ulang tersebut bahwa kelima orang tersebut menunjukan negatif covid-19. Oleh karenanya, tidak jadi dilakukan karantina di Kampung Salak. Selain dengan Rumkital, kami bersinergi dengan pihak GKN Sorong untuk dilakukan penyemprotan secara berkala di lingkungan GKN Sorong khususnya KPPN Sorong.

Dengan adanya belasan karyawan KPPN Sorong yang terkonfirmasi positif, sebagai pimpinan selalu mengimbau pada setiap moment agar pegawai menerapkan protokol kesehatan dengan ketat atau disiplin 4M, mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, dan menghindari kerumunan. Selain itu, meningkatkan daya tahan tubuh dengan pola makan seimbang, pola hidup sehat dan olahraga serta istirahat yang cukup.

Sembari berdoa, semoga ujian ini tidak menimpa di akhir tahun anggaran 2020. Alhamdulillah pelaksanaan akhir tahun 2020 berjalan dengan lancar dengan komposisi pegawai full team dan dalam keadaan sehat wal afiat.

 

Tulisan diatas dibuat sesuai Nota Dinas Sekretaris DJPB No ND-8/PB.1/2021 hal  Penyusunan Tulisan Cerita DJPb di Masa Pandemi Tahun 2020 Tanggal 04 Januari 2021   tentang kisah atau pengalaman para Insan Perbendaharaan dalam menjalankan tugas selama pademi COVID-19 tahun 2020.

 

Pelaksanaan Rapid Tes di halaman Parkir KPPN Sorong

Sorong, 7 Oktober 2020

Kunjungan kedua Kepala KPPN Sorong dan team kepada penderita covid-19 di Kampung Salak, Kota Sorong dengan memberikan semangat sehat dan pemberian kebutuhan yang diperlukan oleh penderita.

 

Sorong, 26 Oktober 2020

Kunjungan Kepala KPPN Sorong kepada keluarga penderita covid-19 dengan memberikan bantuan sembako.

Sorong, 23 Oktober 2020

 

Kontributor Naskah : Juanda, Kepala KPPN Sorong

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

Search