Berita

Seputar Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Sorong

DAK Fisik Rp 551,97 Miliar Dongkrak Pembangunan Sorong Raya

Hingga minggu ke empat bulan april 2021, data dari Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OM SPAN), anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik sebesar Rp551,97 Miliar untuk mendongkrak pembangunan se-Sorong Raya realisasinya masih belum bergerak alias masih nihil. Penyebabnya karena belum satu pun pemerintah daerah (pemda) yang mengajukan pencairan DAK Fisik tersebut.

Adapun dokumen persyaratan untuk pengajuan DAK Fisik yaitu, pertama, Perda APBD TA berjalan. Kedua, adanya laporan realisasi penyerapan dana dan capaian output kegiatan DAK Fisik TA sebelumnya yang telah direview pengawas internal (APIP). Ketiga, foto dengan titik koordinat yang menunjukkan realisasi pelaksanaan kegiatan. Keempat, rencana kegiatan yang telah disetujui oleh kementerian teknis terkait. Dan terakhir, daftar kontrak kegiatan.

Kepala KPPN Sorong, Juanda, mengatakan batas waktu pemenuhan dokumen persyaratan DAK Fisik tahap I terakhir tanggal 21 Juli 2021. Kendala yang biasanya terjadi di lapangan adalah belum selesainya proses pengadaan barang/jasa terhadap suatu kegiatan dan perubahan juknis dari kementerian teknisnya.

Apabila melewati batas yang ditentukan tadi (21 Juli 2021), maka alokasi DAK Fisik tersebut bisa menguap hangus. Waktu yang tersisa ini sangatlah cepat, jadi perlu diantisipasi oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, tambah Juanda.

DAK Fisik merupakan salah satu sumber pembangunan di daerah. Karena itu, harus maksimal realisasinya dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Terlebih di saat pandemi covid-19 ini, APBN/APBD merupakan sumber utama pemulihan ekonomi nasional di saat sektor lain lesu akibat terdampak pandemi.

Sebagai gambaran realisasi DAK Fisik pada TA 2020 sebesar Rp 644,45 miliar atau 97,89 persen dari alokasi pagu sebesar Rp658,33 miliar. Dari realisasi tahun 2020 tersebut, menyisakan sebesar Rp13,88 miliar yang tidak terserap. Artinya uang tersebut kembali ke pusat, tutur Juanda.

Kami harapkan realisasi tahun ini dapat lebih tinggi dari tahun kemarin, lebih cepat pengajuannya dan tentunya akuntabel, harap Juanda.

“KPPN Sorong sudah siap, dananya sudah ada. Tergantung bagaimana pemda. Masalahnya di Sorong Raya belum ada pemda yang mengajukan. Kami tinggal menunggu pemenuhan dokumen persyaratan dari pemda. Kami berharap Pemda segera mengambil langkah-langkah untuk percepatan pemenuhan dokumen persyaratan,” tandas Juanda.

Juanda berharap dan selalu mendorong pemda agar DAK Fisik yang ada segera disalurkan sehingga dapat menimbulkan multiplier effect ekonomi bagi masyarakat dan menggerakkan roda pembangunan di daerah se Sorong Raya ini.

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

Search