PIP Bantu Masyarakat dan Debitur UMi Korban Bencana NTT

Kupang, djpb.kemenkeu.go.id. Badan Layanan Umum Pusat Investasi Pemerintah (BLU-PIP) memberikan bantuan kepada masyarakat dan debitur pembiayaan Ultra Mikro (UMi) yang terdampak bencana alam banjir bandang dan siklon tropis Seroja di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Direktur BLU-PIP Ririn Kadariyah kepada Sekretaris Daerah Provinsi NTT Benediktus Polo Maing di Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Siklon Tropis Seroja Provinsi NTT, Kupang, Kamis (29/04).

Bantuan senilai Rp435 juta diberikan dalam bentuk uang, barang kebutuhan korban, dan kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban bencana. Selain itu PIP juga memberikan relaksasi pembiayaan bagi debitur pembiayaan UMi yang terdampak bencana,” jelas Ririn dalam acara audiensi penyerahan bantuan yang juga dihadiri oleh Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi NTT, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Kepala Otoritas Jasa Keuangan, dan Perwakilan Penyalur pembiayaan UMi dari PT PNM, PT Pegadaian, dan Koperasi Mitra Dhuafa.

Ririn dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan peduli sosial yang dilakukan BLU-PIP bersama Penyalur Pembiayaan UMi, Himpunan Bank Negara (Himbara), dan donatur lainnya ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat korban bencana khususnya pelaku usaha debitur Pembiayaan UMi untuk segera menata kehidupannya kembali dan menggerakkan perekonomian daerah dengan memulai usahanya lagi. Rangkaian pemberian bantuan akan berlanjut dengan penyerahan bantuan secara langsung dan kegiatan trauma healing yang diselenggarakan oleh PIP dan Kantor Perwakilan Kemenkeu Provinsi NTT di Waingapu esok hari, Jumat (30/4).

Untuk wilayah NTT, sampai dengan 26 April 2021, pembiayaan UMi telah disalurkan di 22 kabupaten/kota kepada 43 ribu debitur dengan nilai penyaluran mencapai lebih dari Rp130 miliar, meningkat dari tahun 2017 yang hanya mencapai 3 ribu debitur. Secara keseluruhan, relaksasi pembiayaan yang diberikan kepada 7.421 debitur UMi terdampak di 10 kabupaten/kota di NTT mencapai Rp19 miliar. Relaksasi tersebut diberikan melalui penyalur UMi berupa penundaan pembayaran angsuran sesuai dengan kemampuan para debitur tanpa dikenakan bunga masa tenggang/denda. Kabupaten/Kota dimaksud adalah Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Belu, Alor, Ngada, Sumba Timur, Rote Ndao, Malaka, dan Kota Kupang.

PIP merupakan BLU di bawah Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan yang bertugas menyalurkan dana bergulir untuk pembiayaan usaha bagi para pelaku usaha ultra mikro yang belum dapat dijangkau oleh perbankan. Sampai dengan 2021, pembiayaan dengan plafon maksimal Rp20 juta tersebut telah disalurkan melalui Lembaga Keuangan Bukan Bank kepada pelaku usaha ultra mikro di 491 kabupaten/kota dari 514 kabupaten/kota di  Indonesia.

[laporan Tonny W. Poernomo, kontributor PIP]

 

  

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1
Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

 

PENGADUAN

Search